Jum’at 25 Juli 2008, telah terjadi sebuah kehebohan didalam laboratorium computer BEC, Ini dikarnakan pada saat jam ke-1 dan ke-2 (08:15-11:30)pada saat pelajaran Design Grafis. Dipelajaran ini para mahasiswa-mahasiswi di berikan materi penguasaan penggunaan Adobe Photoshop. Dalam materi ini diajarkan bagaimana memanipulasi baik photo maupun gambar. Pada saat itulah ada kesempatan untuk memanipulasi Photo para mahasiswa, hal ini cukup membuat gerah bagi para mahasiswa yang menjadi korban pelecehan manipulasi photo.
Sebagai contoh ada seorang perempuan yang gambar wajahnya diganti dengan wajah seorang pria.bukan hanya itu saja, photo tersebut ditambahkan sebuah catatan atau artikel berisi tentang hal-hal atau kejadian yang mengenaskan yang menimpa si korban.hal ini dialami oleh Ikrar mahasiswa BEC kelas 3D. menurutnya, ,“Sebenarnya hal ini membuat saya malu dan resah, akan tetapi ini mendorong saya untuk mencari tahu siapa dalang dalam pembuatan dan pemuatan photo tersebut. Setelah itu saya ingin agar pelaku bertanggungjawab untuk membersihkan nama baik saya.” Itulah sebuah cuplikan dari para korban pelecehan manipulasi photo.
Beberapa mahasiswa yang diwawancarai mengenai pelajaran memanipulasi photo ini berbeda-beda. Disatu sisi mereka menerima secara positif karena mereka dapat mengedit atau memanipulasi photo untuk menjadi lebih baik. Disatu pihak mereka menerimanya secara negative yaitu dengan cara, memanipulasi photo-photo menjadi lebih buruk dan menambahkan sebuah catatan atau artikel yang sangat mengenaskan. Hal ini menjadi sebuah pertanyaan apakah pelajaran Photoshop berbahaya atau bermanfaat? Hal ini tergantung siapa yang menggunakan dan untuk apa tujuan si pengguna apakah belajar atau hanya sekedar untuk iseng belaka. (RH)

Apa kata dunia